MANADO|ProNews.id – Sejak Triwulan Pertama 2023 lalu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah melakukan sosialisasi Program Pendataan dan Pencocokan Data Program Subsidi Tepat LPG 3 Kg kepada pemerintah daerah (pemda) di seluruh Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta para Agen yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) seluruh Sulawesi.

“Tahapan ujicoba subsidi tepat LPG 3 kg, hingga pertengahan Juli ini, progressnya telah mencapai 98,6% pangkalan yang telah teregistrasi atau sebanyak 4.002 dari 4.058 pangkalan LPG 3 Kg di Propinsi Sulawesi Utara. Sedangkan, Gorontalo telah mencapai 3.118 pangkalan atau 100% yang telah teregistrasi,” ungkap Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, seperti dilansir dari situs http://pertamina.go.id.

Program ini, menurutnya, bertujuan agar penyaluran LPG subsidi 3 Kg tepat sasaran dengan segmen yang diatur pemerintah dan juga untuk melindungi konsumen yang berhak menerima dari konsumen yang tidak berhak.

Ia menambahkan, tahapan uji coba ini telah dijalankan di Sulawesi Utara (kecuali kepulauan) dan Gorontalo sejak Mei 2023.

“Dalam pelaksanaan teknisnya, terdapat beberapa tahapan, yaitu yang pertama, tahapan validasi data pangkalan yaitu agen LPG 3 Kg melakukan validasi data pangkalan melalui website Monitoring Agen,” tutur Fahrougi, sembari menyebutkan, tahapan kedua, On Boarding yaitu proses on boarding pangkalan pada website Merchant Apps MyPertamina, dan ketiga, tahap Implementasi yaitu pangkalan melakukan pencatatan transaksi pembelian melalui website Merchant Apps MyPertamina.

Sebelumnya, dikatakannya, pencocokan data konsumen rumah tangga dan usaha mikro dilakukan pada sub penyalur atau pangkalan resmi LPG 3 kg tanpa perlu penggunaan atau memilki smartphone atau gadget milik konsumen.

Menurut dia, pencocokan data disinergikan dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Jika NIK (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sudah terdata di P3KE dan datanya cocok, nantinya konsumen bisa langsung bertransaksi pembelian LPG 3 Kg di sub penyalur atau pangkalan resmi. Namun jika belum terdata, konsumen dapat mendaftarkan NIK KTP dan KK di sub penyalur atau pangkalan resmi dengan pendaftaran hanya dilakukan sekali,” imbuh Sumampouw.

Sementara, Sales Area Manager Retail Sulawesi Utara – Gorontalo, Wilson Eddi Wijaya menyampaikan bahwa Program Uji Coba Pendaftaran dan Pencocokan Data ini sudah berjalan pada gelombang pertama per tanggal 1 April 2023 di Pulau Jawa, Bali dan NTB.

“Secara bertahap, program ini akan berjalan di wilayah kota dan kabupaten lainnya di seluruh Indonesia secara full cycle pada 2024,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pertamina Patra Niaga melanjutkan program uji coba pendataan dan pencocokan data subsidi tepat LPG 3 Kg ini dilandasi oleh Keputusan Menteri ESDM No. 37. 37.K/MG.05/MEM.M/2023 tanggal 27 Februari 2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran dan Keputusan Dirjen Migas Nomor 99.K/MG.05/DJM/2023 tanggal 28 Februari 2023 tentang Penahapan Wilayah dan Waktu Pelaksanaan Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga melanjutkan program uji coba pendataaan pengguna LPG 3 kg.

“Kami menghimbau masyarakat agar bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebih serta tidak meniagakan kembali LPG 3 kg ini. Serta menggunakan LPG Nonsubsidi seperti Brightgas 5,5 Kg dan 12 Kg bagi masyarakat mampu”, tutup Wilson.

Siaran pers menambahkan, apabila masyarakat masih menemukan harga yang tidak wajar ataupun memerlukan informasi mengenai produk, maka dapat menghubungi ke Pertamina Call Center 135.

[*/Rev]